Monday, January 26, 2015

Ilmu Sayyidina Umar




Umar Bin Khatab dilahirkan 12 tahun setelah kelahiran Rasulullah saw. Ayahnya bernama Khattab dan ibunya bernama Khatmah, beliau berperawakan tinggi besar dan tegap dengan otot-otot yang menonjol dari kaki dan tangannya, jenggot yang lebat dan berwajah tampan, serta warna kulitnya coklat kemerah-merahan. Beliau dibesarkan didalam lingkungan Bani Adi, salah satu kaum dari suku Quraisy.

Nasabnya adalah Umar bin Khattab bin Nufail bin Abdul Uzza bin Riyah bin Abdullah bin Qarth bin Razah bin 'Adiy bin Ka'ab bin Lu'ay bin Ghalib. Nasab beliau bertemu dengan nasab Nabi pada kakeknya Ka'ab.  Antara beliau dengan Nabi selisih 8 kakek. lbu beliau bernama Hantamah binti Hasyim bin al-Mughirah al-Makhzumiyah. Rasulullah memberi beliau " kun-yah " Abu Hafsh (bapak Hafsh) karena Hafshah adalah anaknya yang paling tua dan memberi " laqab " ( julukan ) Al Faruq. 

Umar bin Khattab dikenal sebagai seorang yang keras permusuhannya dengan kaum Muslimin, bertaklid kepada ajaran nenek moyangnya dan melakukan perbuatan-perbuatan jelek yang umumnya dilakukan kaum jahiliyah, namun tetap bisa menjaga harga diri. Beliau masuk Islam pada bulan Dzulhijah tahun ke-6 kenabian tiga hari setelah Hamzah Bin Abdul Muthalib  masuk Islam.

Keislaman beliau telah memberikan andil besar bagi perkembangan dan kejayaan Islam. Beliau adalah pemimpin yang adil, bijaksana, tegas, disegani, dan selalu memperhatikan urusan kaum muslimin. Pemimpin yang menegakkan ketauhidan dan keimanan, merobohkan kesyirikan dan kekufuran, menghidupkan sunnah dan mematikan bid'ah. 

Beliau adalah orang yang paling baik dan paling berilmu tentang Al-Kitab dan As-Sunnah setelah Abu Bakar As Siddiq.Kepemimpinan Umar bin Khattab tak seorangpun yang dapat meragukannya, beliau adalah seorang tokoh besar setelah Rasulullah Saw dan Abu Bakar As Siddiq. Pada masa kepemimpinannya kekuasaan islam bertambah luas. Beliau berhasil menaklukkan Persia, Mesir, Syam, Irak, Burqah, Tripoli bagian barat, Azerbaijan, Jurjan, Basrah, Kufah dan Kairo.

Dalam masa kepemimpinan sepuluh tahun Umar bin Khattab itulah, penaklukan-penaklukan penting dilakukan Islam. Tak lama sesudah Umar bin Khattab memegang tampuk kekuasaan sebagai khalifah, pasukan Islam menduduki Suriah dan Palestina, yang kala itu menjadi bagian Kekaisaran Byzantium. Dalam pertempuran Yarmuk (636), pasukan Islam berhasil memukul habis kekuatan Byzantium. Damaskus jatuh pada tahun itu juga, dan Darussalam menyerah dua tahun kemudian. 

Menjelang tahun 641, pasukan Islam telah menguasai seluruh Palestina dan Suriah, dan terus menerjang maju ke daerah yang kini bernama Turki. Tahun 639, pasukan Islam menyerbu Mesir yang juga saat itu di bawah kekuasaan Byzantium. Dalam tempo tiga tahun, penaklukan Mesir diselesaikan dengan sempurna.Selain pemberani, Umar bin Khattab juga seorang yang cerdas. 

Adapun sebagian karomah Sayyidina Umar. Rosulullah Saw berkata kapada Sayyidina Umar : “ Wahai Ibn Umar Ibn Al-Khattab, Demi Dzat yang diriku ada dalam kekuasaannya, setiap syetan, jin yang menemukan engkau berjalan berpas-pasan pasti, akan menyingkir, mengambil jalan lain yang bukan engkau lewati. ( HR. Bukhari  ). ” Sesungguhnya Syetan dan Jin dari golongan atas dan bawah menjauh darimu ( HR.Ahmad )

Imain al-Haramain menceritakan Karamah Umar yang tampak ketika terjadi gempa bumi pada masa pemerintahannya. Ketika itu, Umar malah mengucapkan pujian dan sanjungan kepada Allah, padahal bumi bergoncang begitu menakutkan. Kemudian Umar memukul bumi dengan kantong tempat susu sambil berkata, “ Tenanglah kau bumi, bukankah aku telah berlaku adil kepadamu.” Bumi kembali tenang saat itu juga. 

Imam al-Haramain juga mengemukakan kisah tentang sungai Nil dalam kaitannya dengan karamah Umar. Pada masa jahiliyah, sungai Nil tidak mengalir sehingga setiap tahun dilemparlah tumbal berupa seorang perawan ke dalam sungai tersebut. Ketika Islam datang, sungai Nil yang seharusnya sudah mengalir, tenyata tidak mengalir. 

Penduduk Mesir kemudian mendatangi Amr bin Ash dan melaporkan bahwa sungai Nil kering sehingga diberi tumbal dengan melempar seorang perawan yang dilengkapi dengan perhiasan dan pakaian terbaiknya. Kemudian Amr bin Ash Ra. berkata kepada mereka, “ Sesungguhnya hal ini tidak boleh dilakukan karena Islam telah menghapus tradisi tersebut. ” 

Maka penduduk Mesir bertahan selama tiga bulan dengan tidak mengalirnya Sungai Nil, sehingga mereka benar-benar menderita.‘Amr menulis surat kepada Khalifah `Umar bin Khattab untuk menceritakan peristiwa tersebut. Dalam surat jawaban untuk ‘Amr bin Ash, ‘Umar menyatakan, “ Engkau benar bahwa Islam telah menghapus tradisi tersebut. Aku mengirim secarik kertas untukmu, lemparkanlah kertas itu ke sungai Nil ” 

Kemudian Amr membuka kertas tersebut sebelum melemparnya ke sungai Nil. Ternyata kertas tersebut berisi tulisan Khalifah ‘Umar untuk sungai Nil di Mesir yang menyatakan, “ Jika kamu mengalir karena dirimu sendiri, maka jangan mengalir. Namun jika Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa yang mengalirkanmu, maka kami mohon kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa untuk membuatmu mengalir.” 

Kemudian ‘Amr melempar kertas tersebut ke sungai Nil sebelum kekeringan benar-bcnar terjadi. Sementara itu penduduk Mesir telah bersiap-siap untuk pindah meninggalkan Mesir. Pagi harinya, ternyata Allah Swt. telah mengalirkan sungai Nil enam belas hasta dalam satu malam.

Imam Nawawi mengemukakan bahwa Abdullah bin Umar r.a. berkata, “ Setiap kali Umar mengatakan sesuatu yang menurut prasangkaku begini, pasti prasangkanya itu yang benar.” Diceritakan bahwa Umar bertanya kepada seorang laki-laki, “ Siapa namamu? ” 

Orang itu menjawab, “ Jamrah ( artinya bara ).” Umar bertanya lagi, “ Siapa ayahmu? ” Ia menjawab, “ Syihab ( lampu ).” `Umar bertanya, “ Keturunan siapa.? ” Ia menjawab, “ Keturunan Harqah (kebakaran).” ‘Umar bertanya, “Di mana tempat tinggalmu?. ” Ia menjawab, “ Di Al Harrah ( panas ).” Umar bertanya lagi, “ Daerah mana?. ” Ia menjawab, “ Di Dzatu Lazha ( Tempat api ).” Kemudian Umar berkata, “ Aku melihat keluargamu telah terbakar.” Dan seperti itulah yang terjadi.

Fakhrurrazi dalam tafsir surah Al-Kahfi menceritakan bahwa salah satu kampung di Madinah dilanda kebakaran. Kemudian Umar menulis di secarik kain, “ Hai api, padamlah dengan izin Allah!. ” Secarik kain itu dilemparkan ke dalam api, maka api itu langsung padam.

menceritakan bahwa ada utusan Raja Romawi datang menghadap Umar. Utusan itu mencari rumah Umar dan mengira rumah ‘Umar seperti istana para raja. Orang-orang mengatakan, “ Umar tidak memiliki istana, ia ada di padang pasir sedang memerah susu.” Setelah sampai di padang pasir yang ditunjukkan, utusan itu melihat  Umar telah meletakkan kantong tempat susu di bawah kepalanya dan tidur di atas tanah. 

Terperanjatlah utusan itu melihat `Umar, lalu berkata, “ Bangsa-bangsa di Timur dan Barat takut kepada manusia ini, padahal ia hanya seperti ini. Dalam hati ia berjanji akan membunuh Umar saat sepi seperti itu dan membebaskan ketakutan manusia terhadapnya. 

Tatkala ia telah mengangkat pedangnya, tiba-tiba Allah mengeluarkan dua harimau dari dalam bumi yang siap memangsanya. Utusan itu menjadi takut sehingga terlepaslah pedang dari tangannya. ‘Umar kemudian terbangun, dan ia tidak melihat apa-apa. ‘Umar menanyai utusan itu tentang apa yang terjadi. Ia menuturkan peristiwa tersebut, dan akhirnya masuk Islam. 

Banyak para Ahli Hikmah mengupas pengetahuan tentang ilmu rahasia, khasiat dari Ilmu Sayyidina Umar bahkan sudah beratus-ratus tata cara dan rahasia, khasiat tersebut. Beberapa jenis Ilmu ini  memiliki hikmah sangat besar, Hal ini untuk membantu menghadapi tantangan dan kendala dalam kehidupan dan juga bisa melahirkan keajaiban - keajaiban dalam kehidupan manusia.

Adapun jenis Ilmu apapun, orientasinya nilai pada suatu keberhasilan, Tidak ubahnya seperti api ia bisa ada dari usaha yang berbeda-beda, pada zaman dulu untuk mendapatkan api orang melakukannya berbagai macam cara misalnya dengan menggosok-gosokkan ke sebuah kayu atau ada yang membenturkan batu pada daun kering untuk memperoleh api. 

Ketika peradaban dunia sudah maju dan berkembang, maka manusia tidaklah terlalu sulit untuk mendapatkan sebuah api, bisa mendapatkan api cukup dengan menekam kompor gas atau menekan tombol korek,   Dalam artian jika dengan cara yang sederhana bisa menghasilkan sebuah api, kenapa kita harus susah dan repot seperti pada zaman dulu'

Dan tentunya sebagai seorang pengamal ilmu harus menghormati perbedaan tata cara dan dalam pengamalan tersebut, Sebab hakikat dari ratusan bahkan ribuan perbedaan itu adalah sebagai penentu bagi kita yang mana yang paling baik dan paling cocok, maka kita seharusnya bersyukur akan adanya perbedaan-perbedaan tersebut, karena perbedaan adalah rahmat Allah.  

Kami mengijazahkan program - program keilmuan yang mudah di mengerti dan sederhana untuk menerapkan aplikasi suatu ilmu pada zaman sekarang.  Ilmu Sayyidina Umar  banyak serat akan manfaat  serta memiliki pengamalan yang mudah, sehingga kalangan orang awam, orang biasa pun dapat mengamalkannya.   

1 . SHOLAWAT UMAR FAROUK Apabila diamalkan pengamalnya berjalan maka bekas jalannya apabila dilewati makhluk ghaib yang baru kita lewati akan terpental mati. Sarana mengalahkan dan menaklukan bangsa setan, jin atau makhluk ghaib laiinya baik bangsa ghaib golongan atas maupun bawah. Sarana untuk mengobati orang yang kesurupan diganggu makhluk ghaib. Sarana memiliki kewibawaan dan memiliki kharisma di mata manusia jin dan syetan. Dan manfaat lainnya.  

2 . RAJAH SAYYIDINA UMAR  Sarana terhindar dari gangguan orang jahat, aman dari segala serangan sihir,ilmu hitam, Sarana tidak terkena musibah dari segala macam marabahaya diselamatkan dari segala niat jahat baik manusia, jin, Sarana menghadapi orang dzhalim, Sarana disegani dan dihormati oleh semua orang. Sarana agar tidak diremehkan atau direndahkan orang lain. Sarana menundukkan musuh untuk menghadapi orang, 

3 . WASILAH SAYYIDINA UMAR  Sarana keselamatan dari segala macam senjata tajam. Sarana memiliki pukulan jarak jauh. Sarana memiliki pengawal ghaib. Sarana pengasihan lawan jenis dan pengasihan secara umum. Sarana memudahkan jodoh. Sarana menundukkan musuh atau orang yang dzhalim. Sarana pelaris dagangan atau usaha, Sarana mengobati berbagai penyakit. Sarana menghilangkan aura negatf dalam tubuh. Sarana untuk melamar pekerjaan dan manfaat lainnya 

4 . ASMA UMAR BIN KHATTAB  Sarana dicukupkan rezekinya secara zhahir dan batin,  Sarana pelaris untuk usaha apa saja, Sarana  diberi keselamatan muthlak lahir batin Sarana untuk keselamatan dari senjata senjata tajam, Sarana selamat dari kecelakaan didarat, laut dan udara, Sarana mendatangkan orang minggat,  Sarana menghantam musuh dari jarak jauh, Sarana mengobati penyakit medis dan non medis, Sarana mengusir mahluk halus, mengobati orang yang kesurupan, Sarana mengisi azimat dan sejenisnya, Sarana mengisi kekuatan pada seseorang, Sarana benteng dari serangan jin dan manusia, Sarana menetralisir tempat yang dipasangi ilmu hitam, Sarana menghentikan badai, angin topan, memindahkan mendung,hujan dan manfaat lainnya. ( Di Maharkan. Hub : 0852 4624 5567 )

KETERANGAN 

1 . Mas kawin keilmuan atau Mahar tersebut untuk menghargai waktu kami dalam menyediakan Khotaman ilmu jarak jauh dan layanan jasa spiritual, Sedangkan yang Anda maharin adalah bentuk fisik dari suatu produk yang Anda pesan dan anda pelajari. ( Keilmuan ini bisa diturunkan ke orang lain ) Dan keilmuan di atas bisa dipelajari dari jarak jauh, dan tidak perlu anda datang kealamat kami dan penyempurnaan ilmu bisa di pandu lewat jarak jauh. Atau bisa datang langsung ke Majelis kami.   

2 . Memang kita akui yang namanya ilmu gaib dan ilmu lainnya, memang sangat sukar untuk di pelajari oleh sebab itulah Majelis kami menyiapkan Diktat Panduan ilmu secara tertulis + Rajah Karomah Mandi, Rajah Karomah Minum + Garam Berasmak Minum sebagai sarana agar ilmu-ilmu yang dipelajari atau ilmu apa saja yang anda dalami akan mudah dan sebagai penyelaras keilmuan yang bermanfaat, mempercepat dan memperlancar Anda dalam mengamalkan keilmuan.  

3 . Keilmuan di atas memiliki kunci dan penutup ilmu serta khasiat dan manfaat dan jenis ilmu tersebut. Sedangkan lamanya dalam pengamalannya tergantung dari suatu ilmu yang anda pilih, karena terkadang suatu ilmu itu sama nama dan sama manfaatnya akan tetapi yang membedakan tata cara pengamalan dan penggunaannya oleh karena itu carilah suatu keilmuan  yang di rasa cocok dengan kemampuan diri Anda.