Showing posts with label Kayu Bertuah. Show all posts
Showing posts with label Kayu Bertuah. Show all posts

Sunday, January 19, 2014

Tasbih Biji Pisang



Tasbih ini berjumlah 33 biji, berasal dari Biji Pisang berwarna coklat kehitam-hitamanan yang berjumlah 33 biji, di sebut Pisang Fidyah. Tetapi Bukan berasal dari pohon pisang biasa, melainkan pisang langka karena jenis pisang ini tidak mempunyai anak dan tidak  tidak beranak  sehingga cara berkembang biaknya pohon pisang ini dari bijinya memiliki keunikkan, pohon pisang ini tumbuh dimakam Sunan Bonang.Media yang diambil melalui proses alam dan memiliki kekuatan secara alami.

Menurut  legenda didaerah tuban ( Jawa Timur ) pohon pisang ini munculnya pun mengandung misteri, sewaktu Sunan Bonang sedang berzikir  dengan khusuknya, Dan tanpa disengaja tiba-tiba tasbih yang berada ditangannya putus talinya, biji tasbih yang berjumlah 100 buah jatuh berantakan. Dan para santri yang menyaksikan segera membantu untuk mengumpulkan biji-biji tasbih tersebut lalu di untai, kembali  seperti semula, lalu ketika di hitung ternyata tinggal 99 buah , masih satu biji yang hilang. 

Setelah lama dicari Sunan Giri menemukannya, namu berkata Sunan Bonang  “ Biarlah yang satu itu di tanam saja untuk menghidupi  anak cucu disini “ dan sangat banyak sekali memiliki tuah kemudian di tanam biji tasbih tersebut, berapa lama kemudian muncullah Pohon pisang yang berbiji dan bisa di buat tasbih. 

SEBAGAI SARANA

Sarana perlidungan dan keselamatan baik didarat, laut dan udara, diselamatkan dari segala kejahatan manusia baik secara lahir maupun kejahatan secara batin seperti diselamatkan dari pencuri, perampok, ancaman musuh, selamat dari segala bentuk sihir, ilmu hitam, santet, guna-guna dan sejenisnya, Sarana mengudang datangnya rezeki dari berbagai arah, Sarana pelaris usaha apa saja, untuk pengasihan baik secara khusus maupun secara umum, Sarana memudahkan jodoh, Sarana keharmonisan rumah tangga,dll.( Di Maharkan Rp.200,000,-)

Cemeti Ali



Cemeti Ali atau sering di sebut dengan Cemeti Sayyidina Ali berbentuk seperti peluru terbuat dari kayu gaharu, Menurut adat istiadat di daerah kalimantan selatan sewaktu mau di potong kayu gaharu harus  meminta petunjuk Tuhan terlebih dahulu serta komunikasi ghaib, kapan dan bagaimana memotongnya, serta tata cara sesaji apa yang harus di sediakan sebelum melakukan pemotongan kayu tersebut. 

Dengan demikian proses pemotongannya harus mengikuti persyaratan yang ditentukan oleh petunjuk yang didapat. Bila persyaratan yang di tentukan itu tidak di penuhi, biasanya kegaibannya kemudian akan hilang. Jadi walaupun kita memiliki potongan kayunya, tetapi tidak ada kegaibannya, hanya bentuk kayunya saja yang sama, tetapi kegaibannya tidak ada.

Cemeti Ali di buat hanya di lakukan 1 tahun sekali, jika di terawang seolah-olah kosong seperti tidak memiliki kekuatan, khodam, tidak dapat terdeteksi kekuatan di dalamnya, dan pada bagian ujung atas bawahnya terbuat dari timah. Pada bagian dalamnya cemeti berisi rajah doa hizib dan luarnya bertuliskan huruf  Arab. 

Adapun yang bersangkut paut legenda  Cemeti Ali bermula di buat oleh syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari Kalimantan Selatan, pada zaman dahulu sangat di kenal oleh suku masyarakat di Kalimantan Selatan dahulunya di buat untuk mengusir bangsa jin, setan, siluman saat beliau membuka hutan untuk membangun pesantren dalam pagar martapura di kalimantan selatan,

Cemeti Ali awalnya di buat hanya berukuran panjang sekitar 1 meter ( seukuran Tongkat ) pada zaman sekarang di buat dengan ukuran kecil umumnya 3cm hingga 30cm di buat oleh keturunan, zuriyat beliau seperti Datu Kh, Zainal Ilmi dan para wali, ulama keturunan-keturunan beliau, Cemeti Ali banyak di pakai sebagai pegangan oleh para Wali Allah, ulama dan para raja-raja di kerajaan Kalimantan Selatan pada Tahun 1710 sampai 1812 Masehi.  

SEBAGAI SARANA 

Sarana pelaris dagangan,  segala usaha apa saja.  Sarana meningkatkan  daya kewibawaan serta memiliki suara yang menggetarkan orang yang mendengar,  Sarana terhindar dari segala marabahaya baik kejahatan bersifat halus atau bersifat kasar. Binatang buas atau  berbisa, makhluk jin, setan, dan sebangsanya, di takuti binatang buas, khususnya saat di bawa masuk kedalam hutan,  segala jenis ilmu hitam, sihir tidak akan bisa mencelakai pemiliknya, Sarana apabila di serang pukulan,, bacokan, pisau, tombak, tidak akan kena, yang menyerang akan terpental, bahkan bisa lumpuh dan muntah darah.  Sarana memiliki pukulan berbahaya yang terkena pukulan bisa pingsan, lumpuh, mati.   Sarana pengobatan penyakit non medis, penyakit gaib,  kesurupan,  ilmu hitam, dan sejenisnya.  Sarana memindahkan syaitan atau jin ke tempat lain. Sarana mengetahui isi  khodam berbagai macam benda pusaka. Untuk menemukan benda yang hilang. Mendiagnosa suatu penyakit sekaligus Mendeteksi untuk menemukan obat yang cocok dengan penderita. Mencari bahan tanaman, obat, dan lain sebagainya tergantung niat dan pertanyaan anda. Dan lain sebagainya ( Di Maharkan Rp.350,000,-)

Cambuk Asmaul Husna


Cambuk Asmaul Husna berbentuk seperti cambuk pada umumnya. pada bulatannya berisi 99  Berukuran sepanjang 1,2 centi meter.  terbuat dari kayu stigi bentuknya kayunya berwarna gelap kehitam-hitaman. Jenis kayu ini akan tenggelam bila dicelupkan ke dalam air.  Kayu stigi mengandung energi yang padat, kalau bersentuhan atau  menempel dengan badan kita akan menambah tenaga kita, kegaiban kayu setigi adalah bersifat alami dari energi kayunya, 

Cambuk adalah senjata yang dicambukkan kepada suatu sasaran. Pada bagian luar cambuk ini bertuliskan rajah atau wafaq Asmaul Husna huruf Arab atau berwafaq Rajah Asmaul Husna. Cambuk ini dirajah dan di asmak secara khusus berdasarkan disiplin ilmu hikmah dengan kekuatan ghaib di sertai transfer energi metafisika atau pengiriman kekuatan ghaib. 

Hanya milik Allah Asmaul Husna maka bermohonlah kepadanya dengan menyebut Asmaaul Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam ( menyebut ) nama-namanya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.( QS. Al-A`raaf 7:180)

Rasulullah Saw bersabda : Allah mempunyai 99 nama, seratus kurang satu; barang siapa memahaminya akan masuk surga.” (Shahiih Bukhaari, Shahiih Muslim).   

Sudah barang tentu berwasilah berupa rajah atau berdoa dengan Asmaul Husna lebih cepat diijabah, karena ketika seorang menyebut Asmaul Husna maka terbukalah pintu-pintu langit dan gelombang suaranya langsung naik (Mi'raj) menembus tujuh lapis langit sampai ketempat Ijabahnya Alloh. ( Sidratul Muntaha ).

Adapun yang dimaksud dengan wafaq berupa tulisan yang dibuat dalam bentuk tulisan atau huruf-huruf, namun sering disebut rajah, wafaq, atau yang sering disebut azimat sebenarnya adalah sebuah doa dalam permohonan khusus yang diwujudkan di dalam suatu bentuk tulisan dengan aturan secara  khususiyah, 

Setiap huruf-huruf hijaiyah yang berdasarlkan ilmu hikmah mengandung kekuatan khodam dari bangsa Malaikat yang disebut kekuatan ghoib, khodam huruf baik yang di ambil dari huruf bahasa Mesir, Suryani, Ibroni maupun Arabic, dan hampir sebagian besar huruf-huruf yang ditulis dalam lembaran azimah itu merupakan kalimah doa yang bersumber dari Taurat, Zabur, Injil, Al-Quran, dan kalimah hikmah lainnya. 

SEBAGAI SARANA    

Sarana perlindungan rumah dari segala marabahaya seperti terhindar kebakaran, banjir, angin ribut, gempa alam. Perlindungan dari perampokkan dan pencuri. Tehindar dari segala ilmu hitam. Sihir, teluh. Sarana keselamatan baik didarat, laut, udara, mahkluk halus dan golongan jin tidak berani menganggu, sebagai perlindungan diri dan sebagai pertahanan tubuh dari segala senjata tajam. Sarana melancarkan datangnya rezeki. Sarana melancarkan usaha, pelaris usaha apa saja. Sarana memudahkan segala hajat atau cita-cuta akan mudah terkabul . Sarana bila cambukkan, dipukulkan ke tanah, ular akan menyingkir walaupun jaraknya masih jauh. Pukulan dengan cambuk berajah ini juga akan berbeda efeknya dibandingkan pukulan dengan cambuk lain. ( Di Maharkan Rp.750,000,-)