Showing posts with label Benda Kayu. Show all posts
Showing posts with label Benda Kayu. Show all posts

Sunday, January 18, 2015

Kayu Macan Ghaib


Kayu Macan Ghaib Di kalangan Masyarakat Dayak Kalimantan dikenal dengan nama Kayu Ririhit  berbentuk seperti kulit kayu pada umumnya tetapi memiliki keunikan jenis kayu ini agak berserat dan agak lentur seperti kulit hewan. Berwarna hitam kecoklatan. Berukuran panjang 6cm, lebar 2,5 cm. Media yang diambil melalui proses alam dan memiliki kekuatan secara alami.  

Menurut cerita yang telah mendarah daging Didaerah Kalimantan Selatan Macan Ghaib sejenis macan gunung sebenarnya adalah golongan bangsa jin yang berwujud macan apabila masuk ke dunia manusia. ( macan panjadian atau macan siluman ). Macan ghaib ini umumnya memangsa manusia-manusia yang bermalam atau kemalaman dihutan, mereka menyamar sebagai manusia, 

Dalam penyamaran sering berbentuk sosok seorang Alim sehingga sasarannya tidak menyangka bahwa orang yang menemui mereka adalah jelmaa. macan siluman ini bila bertamu biasanya duduk didekat teras atau ruangan yang lantainya memiliki celah. diantara celah-celah itulah dia menyelipkan ekornya mengantung ( Menjuntai ) kebawah ( rumah atau gubuk masyarakat Kalimantan Selatan umumnya berbentuk panggung atau bertiang tinggi ) karena tidak dapat dihilangkan ketika melakukan penyamaran.  

Konon pada zaman dahulu makhluk siluman ini pernah bertamu kerumah seorang nenek tua dengan penyamaran sosok manusia yang baik, sesudah dipersilahkan masuk kedalam rumah, dia menaruh ekornya dicela-celah bawah rumah, Dengan tidak sengaja sinenek melihat orang yang bertamu itu berekor dan menaruh ekornya bergantung dibawah lantai rumahnya. 

Si nenek tua mengerti bahwa tamunya bukanlah seorang manusia melainkan makhluk jelmaan maka sinenek turun kebawah rumahnya, Kemudian membakar ekornya karena merasa kepanasan dan ekornya terbakar dia lari terpontang panting dan hilang dari pandangan sinenek tua tersebut, dan pecahan abu bakaran ekornya berhamburan kemana-mana lalu tumbuh menjadi pohon, itulah sebabnya disebut Kayu Macan Ghaib

SEBAGAI SARANA 

Sarana untuk keselamatan muthlak lahir batin baik didarat, dilaut dan udara,  Sarana untuk keselamatan dihutan atau dalam perjalanan, Sarana untuk pengobatan gangguan jin sepeti kesurupan, dll. Sarana memberikan kekuatan jasmani, rohani, Sarana mengatasi perasaan tidak aman, Sarana menambah kewibawaan, sebagai  perlindungan  pada diri, keluarga, rumah, agar terhindar dari segala yang negatif seperti ilmu hitam, sihir, perampok, maling, dan lain sebagainya.( Di Maharkan Rp.300,000,-)

Saturday, January 4, 2014

Gelang Kayu Kukah


Gelang ini terbuat dari kayu Kuka, Fuqah, Qaukah, kayu yang sangat langka dan menurut riwayat diyakini kayu kuka ini bahan dari kapal Nabi Nuh As, Menurut hikayat,  Ketika dekat tiba waktu azab yang telah ditentukan oleh Allah untuk ditimpakan kepada kaum Nabi Nuh As, dengan mencurahkan air yang amat dingin dari langit dan mengeluarkan air yang sangat panas dari bumi, serta dikirimkan angin taufan yang sangat dasyat.  

Maka Allah mengutus Malaikat Jibril As, untuk menemui Nabi Nuh dengan mengajarkan kepada beliau bagaimana caranya menukang kayu, dan  Jibril, mengatakan bahwa Allah menyuruh beliau untuk membuat sebuah kapal/bahtera. 

Nabi Nuh bertanya : "  Bagaimana caranya membuat sebuah kapal? jawab Jibril : potonglah 124000 kepingan papan dari kayu kukah, dan tiap-tiap keping papan kukah  itu tertulis nama nabi, maka Nabi Nuh berkata : saya tidak mengetahui nama-nama seluruh nabi itu. 

Maka Allah mewahyukan : Wahai Nuh sekarang tugasmu hanyalah memotong papan dari kayu kukah, sedang menampakkan nama-nama nabi itu adalah Aku ( Allah ) yang melakukannya. Ringkas cerita setelah Nabi Nuh menyatukan semua kayu-kayu tersebut untuk pembuatan kapal. Maka Nabi Nuh beserta para pengikutnya yang beriman diselamatkan Allah dari amukan bencana dan adzab tersebut. 

Tongkat Nabi Sulaiman As, tongkat Nabi Musa As dan tasbih Nabi Muhammad SAW yang terbuat dari kayu kuka. kayu ini terdapat di Iran, Mesir,Turki dan Nigeria. Kayu ini akan berkilap bila digosok dengan jari dan apabila jatuh bunyinya seperti batu, dan jika di masukkan kedalam akan tenggelam. 

SEBAGAI SARANA :

Apabila dibawa akan mendapat keselamatan muthlak lahir batin dan bila didekatkan pada ular maka ular tersebut akan menjauh dan jika disentuhkan pada ular maka tulangnya akan patah, selamat dari gigitan hewan berbisa, Sarana memancarkan aura kasih sayang, Sarana meningkatkan kewibawaan dan kharisma, Sarana membawa keberuntungan dalam berdagang, berbisnis, dan meningkatkan usaha, terhindar dari bahaya kebakaran, pencuri, Sarana meredam bahaya gelombang laut, mengobati penyakit sawan, gangguan jin bagi anak-anak, penyakit panas, gigi, dll( Di Maharkan Rp.200,000,-).

Kayu Manang


Kayu manang sering disebut dengan kayu menang, berasal dari kayu ulin atau kayu besi, berbentuk seperti potongan kayu pada umumnya, kayu ini bukan kayu biasa dan kayu ini memiliki tuah tersendiri, pada umumnya kayu ulin apabila direndam air dia akan tenggelam, tetapi jenis kayu ulin manang ini tidak akan tengelam dan akan mengapung bila direndam kedalam air. Berukuran panjang 10cm. Berwarna kecoklat-coklatan dan memiliki urat kayunya bergaris-garis pada dasar kayunya Suatu media yang diambil  dari proses alam yang memiliki kekuatan secara alami. 

Dalam penyebutan kayu manang atau kayu menang bukanlah nama sebuah pohon kayu, akan tetapi jenis pohon kayu ulin apabila berdekatan dengan tanaman pohon kayu lainnya misalnya pohon beringin, pohon jati, pohon akasia atau pohon lainnya maka tumbuh pohon kayu yang ada disekitarnya akan diserap energi pohon atau kayunya oleh kayu pohon ulin jenis ini sehingga pohon yang disekitarnya akan mati, kering dan akhirnya rubuh, tetapi jenis pohon ulin ini tetap hidup dan kokoh sehingga disebutlah dengan nama kayu menang atau dalam bahasa kalimantan disebut kayu manang.

Setiap jenis kayu memiliki karakter dan manfaat yang berbeda-beda, sehingga membuat sifat masing-masing jenis kayu juga berbeda-beda, hal ini dipengaruhi pula oleh keunikkan atau karakter iklim di mana jenis kayu tersebut dapat tumbuh, Sehingga setiap jenis kayu memiliki kegunaan, khasiat, kelebihan, yang berbeda-beda pula. Adapun faktor yang mempengaruhi daya guna, karakter setiap jenis kayu, semua itu masih dalam dimensi fisik. selanjutnya dalam dimensi metafisik akan adanya tuah didalamnya

SEBAGAI SARANA 

Kayu Manang dipercaya untuk merangsang untuk berfikir yang positif serta  mengurangi bahkan melenyapkan semua negatif yang ada didalam tubuh, Sarana pelaris dalam usaha. melancarkan segala macam usaha, Sarana melancarkan bisnis. Sarana memiliki kewibawaan dan disegani oleh musuh, agar mendapat pangkat dan kedudukan serta mempermudah meraih pangkat, kedudukan tersebut,  Sarana keberuntungan dan kesuksesan dalam hidup, Sarana dikasihi oleh manusia, Sarana terhindar dari fitnah, selamat dari segala kejahatan manusia, dan binatang, ( Di Maharkan Rp.200,000,-)

Saturday, December 29, 2012

Monday, December 17, 2012